Napak Tilas Peninggalan Harta Karun Ranggalawe – Ranggalawe, seorang Adipati Tuban kala itu dikatakan sebagai pemberontak Kerajaan Majapahit. Padahal dalam sejarah dialah yang sebenarnya sangat berjasa atas berdirinya kerajaan Majapahit. Dari sumber kitab Pararaton memang tidak tertulis dengan gamblang bahwa orang yang paling berjasa bagi kerajaan Majapahit adalah Ranggalawe. Hal ini mungkin karena dia bukan dari Wangsa Rajasa dan orang yang memiliki kuasa atas tahta Majapahit.

Di mata masyarakat Tuban, hingga kini Ranggalawe dikenang sebagai pahlawan yang sangat berjasa. Hanya Kitab Pararaton yang menganggap Ranggalawe sebagai pemberontak. Dalam upaya melawan Majapahit karena pemerintahannya yang dinilai Ranggalawe menyengsarakan rakyat itu, Ranggalawe konon menyimpan banyak harta kekayaannya di goa-goa. Karena itulah hingga kini rakyat Indonesia bahkan sampai para pemburu harta karun di luar negeri berusaha mendapatkan harta tersebut.

Misteri Harta Karun Ranggalawe

Gugusan perbukitan kapur yang mengelilingi wilayah Kabupaten Tuban membuat wilayah ini juga dikelilingi banyak goa-goa. Goa akbar yang menjadi goa paling terkenal di kawasan ini menjadi tempat wisata paling diminati masyarakat dan wisatawan  asing. Goa-goa yang lainnya pun banyak ditemukan di kabupaten ini dan penampakan alamnya yang indah membuat tempat ini semakin menjadi favorit.

Goa Sadhah yang paling akhir ditemukan yaitu sekitar tahun 2001 tepatnya bulan februari. Nama Sadhah sendiri diambil dari nama sang pemilik tanah di kawasan Goa ini. Nama yang disematkan pada nama Goa ini membuat Sadhah sering jatuh sakit. Dari hasil penerawangan batin beberapa orang pintar mengatakan bahwa sang penunggu goa tidak mau memakai nama Sadhah. Dari diskusi para orang pintar dan ahli Spiritual ini akhirnya diputuskan bahwa goa tersebut dinamakan dengan “Wonoarum” yang berarti Hutan Wangi.

Sebutan ini diberikan pada goa karena saat pertama kali ditemukan goa tersebut mengeluarkan bau wangi yang menyengat hingga membuat sang penemu merinding oeh aroma mistiknya. Selain itu, secara kebetulan letak goa memang berada di tengah hutan yang telah berubah menjadi lahan jagung.

Nuansa ghaib yang ada di dalamnya membuat goa ini banyak dikunjungi oleh paranormal yang ingin mengasah ilmu batin dan kesaktian di dalamnya. Paranormal ini akan datang di malam hari atau tengah malam karena disaat itulah diyakini naga penunggu goa akan keluar menampakkan diri. Mereka melakukan ritual dan juga laku batin sampai menjelang pagi. Bahkan juga orang datang ada yang meminta nomor togel untuk peruntungan.

Dari cerita beberapa orang yang pernah bertapa di dalamnya (orang pintar), mengatakan bahwa goa tersebut ditunggu oleh dua ekor naga yang menjadi penjaga ghaib sejak jaman Ranggalawe. Kedua naga ini berenergi positif dan tidak mengganggu penduduk sekitar. Bahkan sang naga akan memberikan harta karun serta segala hal yang diminta bila ada orang yang mau bertirakat di tempat tersebut. Kambing kendit lengkap dengan sesaji nasi tumpeng dan jajanan pasar serta kembangt setaman menjadi syarat yang harus dipenuhi sang pelaku ritual.

Medan untuk mencapai goa ini cukup berat, meski demikian para pemburu harta karun tetap semangat melakukannya karena iming-iming harta yang menggiurkan. Sosok ular naga ini diyakini adalah utusan Ranggalawe untuk menjaga hartanya dan membagikannya kepada manusia yang berniat baik serta membutuhkannya. Dengan syarat dan laku batin yang sudah ditentukan pastinya. Harta karun ini memang masih menjadi legenda yang sangat diyakini masyarakat. Entah benar atau tidak, yang pasti keberadaan naga ini memang benar adanya. Soal harta karun sampai sekarang masih menjadi perdebatan. Harus ada orang yang benar-benar bisa melakukan penerawangan hingga mampu mendapatkan harta tersebut agar kebenarannya bisa dipertanggung jawabkan kepada masyarakat di seluruh dunia ini.

937 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Incoming search terms:

  • Harta karun yg ada di tuban
  • https://www majalahparanormal com/napak-tilas-peninggalan-harta-karun-ranggalawe/

Comments

comments