Jelangkung, Permainan Boneka Pemanggil Arwah. Awas! Bisa Berakhir Mengerikan

Jelangkung, Permainan Boneka Pemanggil Arwah.

Jelangkung, Permainan Boneka Pemanggil Arwah. Awas! Bisa Berakhir Mengerikan –  ‘’Datang tak dijemput, pulang tak diantar’’. Tentu Anda sudah sangat familiar dan langsung paham dengan kalimat tersebut. Begitulah kira-kira mantra seruan memanggil arwah untuk hadir dalam sebuah permainan jelangkung.

Permainan ini menggunakan boneka sederhana sebagai medianya. Jelangkung menjadi salah satu permainan tradisional yang cukup digemari bahkan sampai saat ini. Banyak orang penasaran memainkan permainan yang terbilang cukup beresiko ini. Meski hanya sekadar permainan boneka, tetapi jelangkung merupakan permainan mistis yang penuh misteri. Berikut kisah jelangkung, permainan boneka pemanggil arwah. Awas! Bisa berakhir mengerikan

Asal-Usul Jelangkung

Istilah ‘jelangkung’’ diduga berkaitan dengan tradisi permainan Tionghwa yang dimainkan anak-anak remaja saat bulan purnama bernama Cay Lan Gong . Tradisi ini berasal dari kepercayaan Tionghwa kuno yang telah punah mengenai adanya kekuatan Dewa Poyang dan Dewa Moyang yaitu Cay Lan Gong atau Dewa Keranjang dan Dewa Cay Lan Tse sebagai dewa pelindung anak-anak. Dalam permainan Cay Lan Gong, kedua dewa akan dipanggil datang agar masuk melalui boneka yang sudah dihias, diberi pakaian, dan berkalung kunci. Boneka ini dilengkapi tangan yang dapat digerakkan. Pada tangan boneka diselipkan kapur serta dihadapakan pada papan tulis untuk menulis.

Permainan ini diawali dengan membaca mantra khusus yang diucapkan beberapa kali sambil membakar dupa. Jika yang diundang telah datang, maka boneka akan terasa samakin berat dan kepala akan mengangguk tanda ia sudah siap dalam permainan. Para pemaian Cay Lan Gong bisa bertanya apapun, dan boneka tersebut akan menjawab dengan menuliskan jawaban pada papan tulis yang sudah disediakan.

Jelangkung Indonesia, Permainan Boneka Pemanggil Arwah. Awas! Bisa Berakhir Mengerikan

Permainan Cay Lan Gong kemudian diadopsi oleh Bangsa Indonesia seiring interaksi budaya di antara keduanya. Permainan itu kini dikenal sebagai jelangkung. Meski, ada yang mengatakan bahwa jelangkung bermula dari permainan pedesaan kuno karena menggunakan hasil alam sekitar untuk membuat boneka permainnanya. Seperti halnya permainan Cay Lan Gong, jelangkung juga menggunakan boneka, hanya saja boneka tersebut diganti dengan menggunakan siwur atau gayung dari tempurung kelapa bergagang kayu, didandani menor dan diberi pakaian layaknya manusia. Masyarakat Indonesia sering menyebut jelangkung dengan istilah Nini Thowok atau Nini Thowong.

Jelangkung umumnya dimainkan oleh tiga orang atau lebih. Dua orang sebagai pemegang boneka, sedangkan satu orang sebagai pembaca mantra. Permainan ini harus dilakukan di tempat sepi atau rumah kosong yang terkenal angker. Permainan dimulai dengan membaca mantra sambil membakar dupa dan memberikan sesaji lengkap. Berikut mantra jelangkung dalam versi Bahasa Jawa :

Jawa : ”Hong Hiyang Ilaheng Hen Jagad Alusan Roh Gentayangan Ono’e Jaelangkung Jaelengsat siro Wujud’e Ning kene Ono Bolon’e Siro Wangsul Angslupo Yen Siro Teko Gaib Wenehono Tondo Ing Golek Bubrah Hayo Enggalo Teko Pangundango Hayo Ndang Angslupo Ing Rupo Golek Wujud..Wujud..Wujud”

Mantra dibaca berulang kali sampai boneka terasa semakin berat, sebagai tanda arwah atau roh yang dipanggil sudah datang, dan jelangkung siap dimainkan. Si pengundang atau para pemain bisa menanyakan apapun kepada jelangkung, mulai dari asal-usulnya, sebab kematiannya, sampai pertanyaan tentang nomor lotre dan togel.

Jika permaian dirasa cukup, maka arwah harus segara dikeluarkan kemudian dikembalikan ke asalnya. Nah, bagian akhir permainan jelangkung inilah sebagai penentu, apakah permainan berhasil sempurna apa tidak. Sebab sudah banyak cerita mistis dan kejadian mengerikan dalam permainan ini. Tak sedikit para pemain mendapat teror hingga berakhir dengan kematian jika terdapat kesalahan selama permainan, misalnya arwah tak bisa kembali sempurna ke alamnya, syarat sesaji yang kurang, dan marah karena merasa dipermainkan.

Itulah kisah mistis yang mengerikan dari jelangkung, permainan boneka pemanggil arwah. Awas! bisa berakhir mengerikan. Sudah siap diteror sama arwah jelangkung?

155 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Incoming search terms:

  • Cermis keris sakti

Comments

comments