Baru Baru ini Sejumlah media lokal di Kalimantan Barat gempar dan di bikin ramai yang membahas membahas wacana Kartius (Pemprov Kalbar ) sejak Januari 2017. Keramaian itu di sebabkan oleh wacana kartius tentang pembangunan tugu Kuntilanak yang banyak menuai kontroversi.
menurut dari berbagai sumber yang kami temukan, wacana patung tersebut akan berdiri setinggi 100 meter. Jika terealisasi, patung itu bakal lebih tinggi dari pada patung Liberty di LA.

Kata Beliau Nantinya, untuk bisa naik ke ‘kuntilanak raksasa’ itu, pengunjung harus membayar Rp 50 ribu. Kartius beralasan pembangunan patung tersebut guna meningkatkan pariwisata lokal.

Seperti yang kita selama ini tahu bahwa kuntilanak merupakan sosok hantu perempuan dari Indonesia yang terlihat seram dengan rambut panjangnya yang gemulai ke depan menutupi muka hantu tersebut dan berbaju putih polos dari atas sampai bawah, terdengar menyeramkan memang tapi mengapa Sosok kuntilanak ini malah mau di jadikan sebagai landmark kota Pontianak.?

Ternyata usut punya usut Sosok kuntilanak ini sangat identik dan erat kaitanya dengan asal-usul Kota Pontianak.

Berawal dari Syarif Abdurrahman Alkadrie ini yang tidak lain adalah anak seorang hakim agama dari Kerajaan Matan yang kemudian menjadi Raja Pontianak. Ia juga yang nantinya membangun Istana Kadriah, bangunan pertama yang jadi tanda berdirinya Kota Pontianak.

Syarif Abdurrahman merupakan orang yang telah memiliki pengalaman dalam berkeliling tempat dan membuka lahan. Di Pontianak, ia kerap diganggu oleh hantu Kuntilanak yang memang jadi penghuni di hutan sepanjang Sungai Kapuas.

Sang Raja menembakkan meriam ke tiga tempat yang kemudian jadi 3 titik pembangunan Pontianak. Ternyata, tembakan meriam yang suaranya sangat kencang itu berhasil menakuti para kuntilanak sehingga mereka pergi dari hutan Pontianak.

Ketiga titik tersebut adalah Istana Kadriah, Masjid Jami Sultan Abdurrahman dan pemakaman anggotak keluarga Kesultanan Pontianak. Sedangkan mengapa kota ini kemudian bernama Pontianak karena dahulu banyak hantu kuntilanak yang mendiami tempat ini.

Sedangkan warga lokal sering menyebutnya dengan nama puntianak. Dari sanalah kota ini dinamakan Pontianak.
Semua kisah ini bisa Anda baca saat mengunjungi Istana Kadriah yang terletak di tengah kota. Tak hanya itu, foto-foto sejarah kota dan istana ini juga dapat anda ditemui di sini.

Selain Kuntilanak, Meriam juga jadi salah satu ciri khas dari kota ini. Namanya meriam karbit. Dibuatnya dari mesiu dan air yang kemudian dipicu percikan api. Festival Meriam Karbit biasanya digelar untuk meramaikan malam Idul Fitri. Bunyi meriam dipercaya bisa menakuti para kuntilanak sehingga mereka tak lagi berani mendekat.

681 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Comments

comments