Fenomena Kesurupan, Fenomena Mistis Atau Psikis? – Dari jaman dahulu hingga sekarang keberadaan roh dan alam gaib dipercaya oleh manusia, meski tidak semua namun kebanyakan manusia percaya akan hal tersebut. Keyakinan adanya alam gaib ini semakin diperkuat dengan munculnya agama yang sejauh ini agama bersifat warisan turun temurun. Tidak ada yang bisa menjawab kepastian tentang alam gaib karena kita sebagai manusia biasa tidak ada yang mampu menembusnya. Banyak sekali fenomena alam gaib yang ada di dunia ini, mulai dari adanya hantu, jin, tuyul, dan kesurupan. Fenomena yang aneh dan akan dibahas disini adalah fenomena kesurupan. Kesurupan adalah keadaan dimana raga atau badan seseorang yang masih hidup dimasuki oleh roh atau sukma dari seseorang yang sudah meninggal. Aneh bukan? Ya memang aneh dan banyak orang yang tidak mempercayai bahwa ini adalah fenomena gaib. Namun kesurupan memang ada dan sering terjadi khususnya di tempat tempat yang angker atau dikeramatkan oleh warga sekitar.

Fenomena Kesurupan merupakan salah satu bentuk argumentasi dari keberadaan makhluk gaib, atau keyakinan tentang dunia metafisika telah membuat ruang tersendiri dalam pribadi dan psikologi manusia. Mungkin ini salah satu alasan mengapa kesurupan menjadi fenomena yang menjadi benar-benar nyata bagi norang yang mempercayainya. Bagi orang yang kritis dan tidak percaya pada hal gaib, kesurupan menjadi fenomena yang dipertanyakan lagi kebenarannya. Apa yang sebenarnya terjadi pada diri orang yang sedang kerasukan atau fenomena kesurupan?

Fenomena Kesurupan Secara Psikologis

Bila dilihat dari segi psikologis manusia, tekanan dan masalah hidup yang berat dan semakin berat dirasakan bisa mempengaruhi mental dan pikiran seseorang. Bila sudah dalam keadaan begini biasanya orang tersebut akan melarikan diri ke hal negatif seperti narkoba dan minuman keras. Efek dari semua itu adalah kerusakan pada hippocampus dan amygdala pada otak, padahal keduanya merupakan pusat memori dan kesadaran serta menyebabkan paranoid. Bila dilihat dan diperhatikan antara peristiwa penggunaan narkoba, orang kesurupan, dan orang gila itu hampir sama kelakuannya. Bahkan ketiganya memiliki latar belakang yang sama yaitu gangguan jiwa dan gangguan mental atas permasalahan hidup.

Fenomena Kesurupan mirip sekali dengan gejala Delusi dan hysteria, dimana orang kesurupan tidak ada bedanya dengan orang yang menderita schizopherenia. Bahkan mereka tidak sadar bila sedang mengalami delusi, yaitu suatu ekspressi kepercayaan terhadap ilusi yang dimunculkan dengan tingkah laku di kehidupan nyata. Kata-kata yang keluar dan ekspresi wajah begitu nyata sehingga orang percaya dengan apa yang diucapkan oleh sang penderita. Disamping itu gejala kepribadian ganda juga bisa dikaitkan dengan fenomena kesurupan. Orang kesurupan biasanya menunjukkan sesuatu yang tidak sesuai dengan kepribadiannya seperti bicara dengan suara berbeda dan tingkah laku yang berbeda. Bahasanya pun berbeda bahkan ada yang berbicara dalam bahasa asing. Bahkan ada peristiwa atau fenomena kesurupan yang tingkah lakunya sontak seperti hewan, siluman, setan dan makhluk gaib lainnya.

Kasus fenomena kesurupan setan paling sering dijumpain di masyarakat. Dalam suatu kepercayaan, meyakini bahwa manusia yang dirasuki setan itu sebenarnya sedang ditipu oleh setan agar ia tidak lagi meyakini Tuhan dan agamanya. Entah apa penyebabnya namun masing-masing manusia punya pendapat sendiri. Untuk kalangan paranormal dan ahli supranatural, kesurupan dinilai sebagai masuknya roh setan dan iblis serta makhluk gaib lainnya ke dalam tubuh manusia yang sedang kosong fikirannya. Namun kalangan psikolog meyakini bahwa fenomena kesurupan hanyalah proses terganggunya mental akibat tekanan, masalah hidup dan kelelahan serta kurangnya bersosialisasi dengan manusia lain.

234 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Comments

comments