Fakta Orang Meninggal Menurut Islam, Beginilah Keadaan Ruh Setelah Kematian

Fakta-Orang-Meninggal-Menurut-Islam

Fakta Orang Meninggal Menurut Islam, Beginilah Keadaan Ruh Setelah Kematian – Meninggal dan ditinggalkan adalah hal yang pasti dialami oleh setiap makhluk hidup di muka bumi ini. Ya, memang bukan hanya manusia karena nyatanya hewan dan tumbuhan juga silih berganti bertumbuh dan mengalami kematian.

Bagi manusia, ajal atau kematian adalah hal yang pasti namun merupakan rahasia sang ilahi. Hikmah dari adanya kematian adalah sebagai pengingat kepada yang masih hidup bahwa kehidupan di dunia ini tidak kekal. Sehingga tak ada alasan untuk menyombongkan segala kepemilikannya di bumi ini. Sebab tak ada satu pun yang akan dibawanya ke liang lahat.

Selain itu, kematian setiap orang dapat pula dijadikan pemebelajaran bahwa manusia harus senantiasa memperbaiki caranya hidup di dunia ini, agar mencapai kehidupan bahagia yang kekal di akhirat nanti.

Sebagai pengingat, berikut adalah fakta orang meninggal menurut Islam yang dapat diambil hikmahnya.


BACA JUGA :


Fakta orang meninggal menurut Islam

  • Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa ruh-ruh setelah kematian itu seperti pasukan yang dikerahkan.

Apabila ruh-ruh tersebut saling mengenal, maka mereka dapat bersatu. Hal ini bisa dicontohkan seperti halnya bertemunya anggota keluarga.

Namun begitu, apabila ruh-ruh tersebut saling berseteru di dunia, maka mereka akan tetap berselisih.

  • Orang yang telah meninggal dunia akan mengetahui bagaimana keadaan dan perbuatan orang yang masih hidup.

“Ruh akan menjadi seperti burung yang terbang, bergelantungan di sebuah pohon, sampai jika datang hari kiamat, setiap roh akan masuk ke dalam jasadnya masing-masing.” (HR. Ahmad dan Thabrani)

  • Ruh orang yang meninggal mendatangi keluarganya di alam nyata

Sebagian orang berkeyakinan bahwa ruh orang yang meninggal akan kembali ke keluarganya selama 40 hari. Dikatakan dalam sebuah riwayat bahwa Rasulullah pernah mengatakan bahwa ruh-ruh orang mukmin juga datang ke dunia pada setiap malam Jumat. Tujuannya adalah untuk memohon kiriman doa pada keluarganya yang masih hidup.

  • Ruh orang yang meninggal dunia terbagi atas dua macam. Yaitu ruh yang mendapat siksaan dan ruh yang mendapat kenikmatan.

Adapun ruh yang mendapat siksaan tak akan mampu bertemu keluarga ataupun saling berkunjung. Mereka akan terbelenggu terhadap siksaan mereka sendiri. Sebaliknya, ruh yang mendapat kenikmatan akan mendapat kebebasan.

 61 total views,  1 views today

Comments

comments