Dukun Apes Pengganda Uang, Kiyai Kanjeng Dimas Taat Pribadi – Kiyai Kanjeng Dimas Taat Pribadi, seorang dukun pengganda uang yang sudah dikenal sejak setahun yang lalu lewat video viralnya di situs Youtube. Banyak masyarakat yang telah menyaksikan aksinya dalam video tersebut dan percaya bahwa Kiyai Kanjeng Taat Pribadi memang bisa menggandakan uang. Banyak masyarakat berdatangan untuk meminta solusi ekonomi pada Kiyai Taat Pribadi. Banyak kasus keuangan yang beliau janjikan, misalnya bisa mendatangkan pesugihan dengan penggandaan uang, ada yang punya kasus terjerat hutang ratusan juta bahkan milyaran bisa lunas dalam sekejap. Memang aneh, namun itulah kehebatan dunia supranatural. Banyak energi ghaib yang menjadi perewangan, asalkan ritual yang dilakukan mengikuti aliran putih / aliran energi positif.

Aksi mendatangkan uang ghaib menjadi magnet bagi masyarakat terlebih warga Probolinggo untuk berdatangan meminta solusi keuangan. Kiyai pengelola padepokan Dimas Kanjeng ini telah menunjukkan aksi ritual mendatangkan uang 100 juta yang tersimpan dalam peti-peti kayu berukuran besar hingga uang yang disebar-sebarkan. Bahkan kini sudah banyak pengikut yang menjadi santri atau muridnya di padepokan. Mereka semua percaya akan kekuatan supranatural yang dimiliki gurunya itu. Ya, memang yang namanya uang ghaib itu ada, namun laku batin dan tirakatnya memang tidak mudah. Bahkan ada syarat dan ketentuan yang cukup berat yang harus dipenuhi bila ingin menguasai ilmu tersebut. Sangat beresiko memang. Karena itulah, banyak sekali dukun pengganda uang justru terseret kasus kriminal dan kasus misterius.

Padepokan Dimas Kanjeng dan Aksi Kemah untuk Menggandakan Uang

Dimas Kanjeng mengelola sendiri padepokan di atas lahan seluas 30 hektar sejak tahun 2002. Di atas lahan itu berdiri rumah mewah yang dihuni Dimas Kanjeng, pendopo dua lantai, masjid, rumah yang ditempati santri, sekretariat padepokan dan lapangan volly. Diperkirakan, jumlah santri Padepokan Dimas Kanjeng berjumlah 10.000 lebih. Satri-santri itu berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Kalimantan dan Bali.

Kiai Taat Pribadi dinilai bisa menarik uang-uang dari bank terkenal lewat bantuan jin. Para santri yang tergabung dalam padepokan Dimas Kanjeng tentunya adalah orang-orang yang ingin mendapatkan uang banyak dalam waktu yang singkat. Mereka berbulan-bulan tinggal di padepokan dengan mendirikan tenda-tenda di sekitar padepokan.

Mereka semua percaya bahwa ALLAH telah mengutus Kiyai Kanjeng Dimas Taat Pribadi untuk menurunkan berkah berupa uang dalam jumah besar. Bayangkan saja, para santri harus berkemah di padepokan selama berbulan-bulan hanya demi mendapatkan uang ghaib dari Kiyai Taat Pribadi. Entah apa yang ada dalam pikiran para santri ini hingga ia mau berbuat demikian. Sungguh bukan jalan yang diridhai ALLAH SWT.

Tak hanya orang yang mempunyai masalah finansial yang datang pada Kiyai Kanjeng Taat Pribadi, namun juga para caleg, pejabat dan tokoh masyarakat yang ingin mendapatkan banyak uang demi kampanye.

Dilihat dari aksi Kiyai Kanjeng yang melakukan pembunuhan pada Gani sebenarnya ada kisah magis dibalik semua itu. Bisa jadi Gani dijadikan tumbal dalam prosesi penggandaan uang. Bukankah dalam sebuah ritual ghaib dibutuhkan tumbal tertentu agar sang ghaib mau membantu menjadi perewangan? Hal inilah yang mungkin menjadi motif pembunuhan dari Kiyai Kanjeng pada Gani yang menjadi pasien sekaligus korban pembunuhan. Tidak heran jika suatu saat nanti akan lebih banyak pembunuhan yang terjadi bila aksi ini terus dilestarikan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda dan berhati-hatilah dalam memilih Guru Spiritual. Jangan sampai anda terjerumus dalam lubang setan yang menyesatkan. Sejatinya manusia selalu menjadi musuh setan, dan keimanan kita akan menjadi penguatnya. Barakallah.

1,060 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Comments

comments